Kamis, 11 Desember 2014

KUNJUNGAN KERJA PELAKSANA TUGAS KEPALA DINAS PERKEBUNAN KABUPATEN BOVEN DIGOEL KE DISTRIK MINDIPTANA



K_unjungan kerja Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Boven Digoel ke Distrik Mindiptana dalam rangka pengecekan kelompok-kelompok usaha tanaman pangan holtikultura yang selama ini dijalankan oleh masyarakat Muyu-Mandobo Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Kao. Pada saat pertemuan berlangsung, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Boven Digoel, mengatakan kepada peserta rapat pada sore hari itu, hari Sabtu 14 November 2014, jam 03.00 (sore) waktu Mindiptana Papua.
Menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Boven Digoel, kunjungan kerja ini tidak hanya di wilayah Distrik Mindiptana, tapi di distrik-distrik lain juga kami lakukan kunjungan kerja seperti di wilayah Mandobo Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Kao juga kami melakukan kunjungan kerja, seperti yang kami lakukan di Mindiptana pada sore hari ini. Menurut beliau, kami telah menugaskan petugas-petugas diwilayah Distrik Mindiptana untuk mendampingi kelompok-kelompok usaha mandiri di Mindiptana sini, ungkapnya.

Kunjungan kerja Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kebupaten Boven Digoel, merupakan momen bagi masyarakat Muyu-Mandobo untuk menyampaikan kritik, saran, usulan, untuk ditampung kemudian akan dijawab melalui kebijakan yang akan diturunkan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama kepada kelompok-kelompok usaha yang sementara ini sedang berjalan. Kehadiran Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Boven Digoel di Distrik Mindiptana, di damping oleh DANRAMIL Distrik Mandobo (Tanah Merah) serta anggotanya.

Pertemuan bersama masyarakat Muyu-Mandobo Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Kao di Distrik Mindiptana yang tergabung dalam kelompok-kelompok usaha itu, berlangsung selama ± (kurang lebih) dua (2) jam lamanya. Kegiatan itu dimediasi oleh Kepala Distrik Mindiptana, Bapak Frans Komon, selaku kepala wilayah di Distrik Mindiptana. Rombongan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan, banyak menerima usulan dari para intelektual Muyu-Mandobo, salah satunya adalah Sarjana Peternakan, saudari Odinda Kakutu, mengusulkan dirinya bersama teman-teman agar menjadi pendamping para kelompok-kelompok tani bersama PPL di Distrik Mindiptana.

Usulan saudari Odinda Kakutu, langsung ditanggapi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan bahwa untuk sementara ini kami belum menerima tenaga pendamping, tuturnya diselah-diselah pertemuan berlangsung. Pertemuan itu berlangsung di kantor Pengadilan lama Distrik Mindiptana, peserta yang hadir pada rapat kunjungan kerja itu ± (kurang lebih) 50 (lima puluh) orang yang hadir pada saat itu. Sekitar jam 05.00 (sore) waktu Mindiptana Papua, pertemuan berakhir, maka Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Boven Digoel, meninggalkan ruang rapat dan melanjutkan kunjungan kerja ke distrik lain di daerah mandobo Daerah Aliran sungai (DAS) Kali Kao Kabupaten Boven Digoel.

Pembagian Dana Bantuan Sosial Kepada Seluruh Masyarakat Muyu-Mandobo Di Distrik Mindiptana



Mindiptana_11 November 2014, jam,08.00 (pagi) waktu Mindiptana Papua, pembagian dana bantuan sosial kepada masyarakat Muyu-Mandobo di kantor Distrik Mindiptana Kabupaten Boven Digoel, masyarakat yang hadir pada saat pembagian dana sosial mencapai ± (kurang lebih) empat ratus (400) proposal atau empat ratus orang yang memasukan proposal. Pembagian di bahagi berdasarkan kampung diwilayah pemerintahan Distrik Mindiptana Kabupaten Boven Digeol, dimulai kampung Mindiptana yang menjadi sentral ibu kota distrik Mindiptana antara lain, RT 01, RT 02, RT 03, pembagian dana bantuan social di bahagi berdasarkan wilayah kampung Mindiptana dan selanjutnya kampung-kampung lain yang termasuk dalam wilayah administrasi pemerintahan distrik Mindiptana.

Sementara jumlah kampung yang termasuk dalam wilayah distrik Mindiptana sebanyak ± (kurang lebih) 13 (tiga belas) kampung. Pembagian dana bantuan social diberikan kepada masyarakat yang melakukan usaha disektor pertanian, sektor perkebunan, sektor perikanan, sektor peternakan dan jenis usaha lainnya seperti rental-rental dan usaha-usaha lainnya. Bantuan dana sosial ini diberikan berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh tim survei dari pemerintah Distrik Mindiptana. Mereka yang terlibat dalam tim survei adalah Sekertaris Kampung Kamka, Bapak Yosep Monombut,Bapak Paulinus Wikom, Bapak Leonardus Bonggo, ibu Wihelmina Bonggo,Bapak Agustinus Kawin, Bapak Otto Timop Karo, Bapak KAPOLSEK Mindiptana beserta bawaannya, Bapak DANRAMIL serta bawaannya dan staf pegawai distrik Mindiptana lainnya.

Menurut Kepala Distrik Mindiptana, Bapak Frans Komon, kegiatan survei ini kami lakukan pertama kali diwilayah distrik Mindiptana, yang kebetulan saja saya dipercayakan oleh masyarakat Muyu-Mandobo sebagai kepala wilayah di distrik Mindiptana. Lebih lanjut ia mengatakan, survei ini dilakukan supaya kami mengetahui animo usaha masyarakat dalam dunia usaha kecil dan menengah (UKM) secara pasti dilapangan. Lebih lanjut ia mengatakan, setiap tiga (3) bulan kami akan mengontrol usaha-usaha yang dijalankan masyarakat, dengan langka-langka seperti ini akan memberikan motivasi yang sangat tinggi bagi masyarakat Muyu-Mandobo di Distrik Mindiptana untuk tetap terus mengembangkan usaha mereka masing-masing.

Usaha perorangan masyarakat yang diusulkan melalui proposal permohonan bantuan sebanyak 400 (empat ratus) itu di bahagi kepada setiap individu yang menjalakan usaha masing-masing sebesar Rp. 1.000.000; untuk pengembangan usaha kecil dan menengah lebih lanjut, demi melangsungkan kehidupan ekonomi rumah tangga setiap hari di negeri Muyu-Mandobo. Sementara pembagian berlangsung dengan aman berkat para aparat keamanan yang sedang berjaga-jaga keamanan, agar tidak terjadi konflik hanya karena uang pembagian dana bantuan sosial saja, dilingkungan kantor distrik Mindiptana, akhirnya pembagian bantuan dana social berjalan dengan aman hingga selesai.

Rabu, 03 Desember 2014

PPL TURUN LAPANG BERSAMA MASYARAKAT KAMPUNG MINDIPTANA DI LAHAN PRAKTEK UJI COBA



Praktek uji coba bersama masyarakat Muyu-Mandobo Daerah Aliran Sungai (DAS) Kao, tepat hari Sabtu, 14 November 2014, jam 08.00 (pagi) Waktu Mindiptana Papua. Praktek uji coba ini dilakukan oleh PPL dari Dinas Pertanian Kabupaten Boven Digoel, Bapak Sudirjo bersama Ketua Kelompok Natalis Kaipman dan Wakil Ketua Kelompok Ibu Katarina Mandobar melakukan pembimbingan terhadap kelompok Ibu-Ibu Petani tanaman holtikultura, tepatnya dilingkungan Jeganim Pancuran RT 01, RW 01, Kampung Mindiptana Distrik Mindiptana Kabupaten Boven Digoel.

Pada saat praktek pembimbingan itu, masyarakat dilatih metode bercocok tanam yang baik, mulai dari mempersiapkan lahan penanaman sampai kepada proses penanaman dilahan yang tersedia. Selain itu cara menggunakan pupuk organik, non-organik pada tanaman sebagai bahan perangsang tanaman yang telah ditanami dengan teknologi sederhana tepat guna. Metode penanaman tanaman holtikultura khususnya tanaman sayur-sayuran yang selama ini dijalankan ibu-ibu kelompok usaha PNPM Mandiri RESPEK di Kampung Mindiptana, selanjutnya beliau mengajarkan pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai lahan bercocok tanam kapasitas makro dengan menggunakan koker tanaman (bioteknologi), khususnya tanaman sayur-sayuran seperti tanaman sayuran terong, tanaman sayuran sawih.

Dalam praktek pembimbingan itu, banyak masyarakat (Ibu-Ibu) suku Muyu-Mandobo yang mengajukan usulan, saran, pertanyaan, kritik, kepada anggota PPL dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Bapak Sudirjo beliau adalah salah seorang pegawai pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten Boven Digoel, disaat praktek penanaman berlangsung, setiap ibu Muyu-Mandobo masing-masing membawah alat perkakas pertanian seperti pacul, pacul garpu, sikop, meter, tali raffia, serta alat pertanian lainnya untuk mengikuti pelatihan ditempat lahan praktek yang dijadikan sebagai laboratorium lapangan yang telah tersedia.
Jenis tanaman yang akan ditanam pada saat praktek uji coba seperti tanaman sayuran terong, kacang tanah, sayuran sawi, tanaman sayuran kacang-kacangan, tanaman kangkung cabut, serta tanaman holtikultura lainnya yang akan ditanam pada lahan praktek sebagai lahan percobaan. Laboratorium lapangan/lahan praktek merupakan lahan percobaan. Laboratorium lapangan yang di pergunakan untuk lahan praktek adalah milik Ibu Almahrum Bapak Yulius Bankok tepatnya di kompleks jeganim pancuran, RT 01, RW 01, kampung Mindiptana Distrik Mindiptana Kabupaten Boven Digoel. Selama kegiatan berlangsung, dihadiri juga Sekertaris Kampung Mindiptana, Bapak Otto Timop Karo. Kegiatan praktek lahan uji coba itu berlangsung selama ± 2 jam lamanya, sisa waktunya masyarakat bersama anggota PPL dari Dinas Pertanian Kabupaten Boven Digoel, bersama-bersama sarapan dirumah salah seorang ibu anggota kelompok usaha PNPM Mandiri RESPEK di kompleks perikanan Kampung Mindiptana, kegiatan ini di akhiri dengan doa bersama.

Jumat, 28 November 2014

KANTOR KAMPUNG MINDIPTANA DAPAT MERUBAH NASIB ORANG MENJADI MANUSIA TERPANDANG





Pada tahun 1980 Bapak Paulinus Wikom memegang Jabatan Kepala Kampung Mindiptana sejak beliau masih mudah hingga sekarang beliau masih terus memegang jabatan kepala Kampung dan melakukan kaderisasi terhadap banyak orang manusia Muyu-Mandobo.Beliau (Bapak Paulinus Wikom) melakukan kaderisasi serta membentuk watak, karakter terhadap setiap manusia Muyu-Mandobo yang bekerja di Kantor Kampung Mindiptana sebagai seorang pemimpin tidak sedikit yang beliau melakukan kaderisasi lewat kantor Kepala Kampung Mindiptana.

Fakta yang dialami kedua manusia Muyu yakni Bapak Otto Timop Karo dan Bapak Lambertus Awok, mereka ditarik oleh beliau mengabdi di Kantor Kampung Mindiptana sejak tahun 1980-an sebagai aparat Kampung Mindiptana. Walaupun dengan gaji sangat minim, mereka berdua setia menjalankan sistim pemerintahan yang paling terkecil bersama Bapak Paulinus Wikom di Kantor Kampung Mindiptana dengan gaji setiap bulan sebesar Rp.15.000; . Dengan gaji sangat kecil tidak mengurangi semangat mereka berdua untuk membantuk Bapak Paulinus Wikom menjalakan sistem pemerintahan paling bawah di Negara Indonesia ini.

Untuk mengubah nasib seseorang memang sangat sulit, apalagi melakukan kaderisasi atau membelajarkan manusia mengenal sistim teknis administrasi pemerintahan di Negara ini. Tapi bagi belaiu kaderisasi merupakan sesuatu yang harus dilakukan dalam rangka membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi angka kriminalitas di kampong Mindiptana yang seringkali tidak diinginkan oleh masyarakat setempat. Namun untuk menjadi kader-kader yang terbaik adalah membutuhkan ketabaan dari setiap individu yang mengabdi di Kantor Kampung Mindiptana, lagi pulah dengan gaji yang sangat minim itu, tapi Bapak-Bapak kami berdua (Bapak Lambertus Awok-Otto Timop Karo) mempunyai loyalitas pengabdian terhadap Negara ini selama 15 (Lima Belas ) tahun lamanya.
Salah satu dari mereka berdua yang masih bertahan adalah Bapak Otto Timop Karo, Adik dari salah seorang pendiri Sekolah SMU YPPK Petrus Hoeboer Mindiptana, Almahrum Bapak Efraim Tomy, Bapak Efraim Tomy ketua pendiri sekolah ketika itu. Bapak Otto Timop Karo sampai sekarang masih setia sebagai sekertaris Kampung Mindiptana. Mereka berdua sekarang menjadi panutan bagi masyarakat di Distrik Mindiptana, semua berkat kaderisasi yang dilakukan oleh Bapak Paulinus Wikom, mereka juga turut menentukan kebijakan pembangunan di Distrik Mindiptana.



Selasa, 25 November 2014

SEKERTARIAT PERPUSTAKAAN MINDIPTANA






Sekertariat perpustakaan Mindiptana di buka pada tahun 2006 lamanya berdiri sekertariat ini hanya untuk memberikan kemudahan bagi setiap para intelektual yang telah bertugas di Kabupaten Boven Digoel pada umumnya dan khususnya di Distrik Mindiptana. Kehadiran Sekertariat Perpustakaan di Wilayah Distrik Mindiptana sebagai suatu sumber literature yang dapat membuka wawasan bagi masyarakat Muyu-Mandobo di Distrik Mindiptana khususnya.

Lebih dari itu sebagai tempat pergumulan para pemuda yang ingin belajar untuk menambah wawasan berpikir, menambah idealism bagi setiap manusia Muyu-Mandobo yang ada di Distrik Mindiptana. Sayangnya buku-buku yang disediakan tanpa ada bantuan pemerintah Distrik maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel dalam hal ini Bapak Bupati sebagai pengambil kebijakan ini tidak memperhatikannya. Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel justru turut mematikan daya kreativitas pemuda-pemudi di Distrik Mindiptana untuk bersaing dengan masyarakat Papua lainnya dan masyarakat Non-Papua.

Sekertariat ini diserahkan langsung oleh salah seorang Pendiri Sekolah SMU YPPK Petrus Hoeboer Mindiptana, Almahrum Bapak Donatus Kacap Kaipman, namun sampai saat ini masih di kelolah oleh Saudara Natalis Kaipman, anak dari Almahrum Bapak Donatus Kacap Kaipman, pengelolaannya masih terus berjalan walaupun lambat.

Jumat, 21 November 2014

BAPAK LAMBERTUS AWOK MENGABDI DI NKRI NASIB TIDAK DI PERHATIKAN


Mengabdi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tapi sampai saat ini Bapak Lambertus Awok, tidak di perhatikan. Beliau masuk sebagai anggota ANSIP pada tanggal 1 Januari tahun 1980 selama lima (5) tahun, dilihat dari loyalitas penuh pengabdian, beliau diangkat sebagai DANTON ANSIP se-wilayah kampung Mindiptana yang meliputi lima kampung di distrik Mindiptana. Pada tahun 1990 beliau ditarik masuk sebagai aparat Kampung Mindiptana, selama menjalan tugas dengan baik, maka beliau diangkat menjabat sebagai kepala KAUR UMUM di Kantor Kampung Mindiptana selama lima (5) tahun. Selanjutnya beliau menjabat sebagai kepala KAUR Pemerintahan hingga tahun 2006, selama 15 tahun Bapak Lambertus Awok bekerja sebagai aparat kampung Mindiptana di Distrik Mindiptana.

Di tahun 2006 beliau (Bapak Lambertus Awok) ditarik masuk bekerja dalam sistim fungsional yakni sebagai Guru Tutor di Kampung Yetetkun Distrik Waropko Kabupaten Boven Digoel, sejak tahun 2006 beliu mengajar hingga di pindahkan SD YPPK Kampung Anggamburan selama 5 tahun. Kemudian Bapak Lambertus Awok menjabat sebagai Pelaksana Tugas Harian Kepala Sekolah SD YPPK Kampung Anggamburan Distrik Mindiptana Kabupaten Boven Digoel, selama dua (2) tahun tiga (tiga) bulan dan selanjutnya beliau dipindahkan ke SD YPPK Kampung Imko Distrik Mindiptana pada tahun 2014.

Selama bertahun-tahun beliau mengabdi di Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai ANSIP, sebagai aparat kampung dan dipakai sebagai guru Tutor untuk melayani masyarakat, namun sampai saat ini nasib Bapak Lambertus Awok sangat tidak di perhatikan oleh pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Papua,Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel, Pemerintah Distrik Mindiptana.Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Boven Digoel.

Jangankan nasibnya yang tidak di perhatikan, apalagi kesejahteraan beliau berupa bantuan motor (kendaraan) roda dua tidak di bantu, beliu pergi-pulang mengajar dengan jalan kaki. Apalagi bantuan kesejahteraan seperti rumah serta perabotan lainnya tidak di perhatikan, beliau (Bapak Lambertus Awok) hidup sangat menderita sambil menjalankan tugas sebagai guru Tutor hingga saat ini.

Senin, 02 September 2013

SEMINAR SEHARI





PERAN UMAT TERHADAP PENDIDIKAN TINGGI KATOLIK

Kegiatan Seminar Sehari, Peran Umat Terhadap Perguruan Tinggi Katolik, diselenggarakan oleh Civitas Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Santo Thomas Aquinas (STIPER STA) Jayapura, pada hari Rabu, 28 Agustus 2013. Jam 8.00-05.00 (Pagi-Sore), bertempat di Kampus STIPER STA Jayapura,tepatnya diruang Aula Umum Kampus STIPER STA Jayapura. Kegiatan ini di buka langsung oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Santo Thomas Aquinas Jayapura,AKBP Purn.Polisi Bapak Aloysius Kowenip,S.Sos.M.Si, kemudian dilanjutkan dengan pemateri pertama adalah Pather Aloysius Ransaka, dengan materi yang di bawahkan adalah “VISI,MISI,Perguruan Tinggi Katolik,” beliau di damping oleh Bapak Laurens Moturbongs, dalam keterangan materinya antara lain, klasifikasi pendidikan tinggi Katolik yakni Konggregasi pendidikan yang didirikan oleh Keuskupan,Konggregasi ini,tetapi pemerintah daerah lebih banyak melihat kepentingan politik praktis kelompok mereka masing- Pendidikan yang didirikan oleh Kardinal, Konggregasi Pendidikan yang didirikan oleh Awam Katholik.Lebih lanjut ia mengatakan, observasi lain yang dilakukan selama ini adalah semakin besar pemerintah pusat memperhatikan masalah pendidikan sekitar 20 % kalau dikatakan,tetapi semakin minim kualitas pendidikan di Propinsi Papua. Hal itu terjadi karena ketidakseriusan Pemerintah Daerah mengalokasikan dana untuk membangun pendidikan di Propinsi Papua ini, apa lagi di Kampus STIPER STA Jayapura masing, masih banyak sekolah-sekolah dasar (SD) di Kampung-Kampung yang kurang di perhatikan oleh Pemerintah Daerah masing-masing,dari kondisi pendidikan dasar yang ambruk saja pemerintah tidak mampu memperbaikinya, apalagi dengan perguruan tinggi Katolik,imbuhnya.
Selanjutnya pemateri berikutnya di bawahkan oleh Pather Jhon Korey, OFM , beliau di damping oleh seorang Dosen Perempuan Ibu Janet, materi yang dibawahkan beliau adalah “ Pendidikan Yang Berbasis Nilai,” ia mengatakan, pendidikan Katolik di Papua, secara khusus di Kampus STIPER STA Jayapura, perlu ada penerapan pendidikan berbasis nilai-nilai moralitas kemanusiaan. Lanjut ia mengatakan, lembaga pendidikan ini harus lebih banyak melihat nilai-nilai kemanusiaan karena di Papua secara khusus di Kampus STIPER STA Jayapura, mahasiswa-mahasiswi kita tidak bias dididik dengan materi-materi pengetahuan saja, barang-barang bernilai,dosen-dosen menilai tugas-tugas mahasiswa-mahasiswi STIPER STA Jayapura, dengan nilai-nilai yang biasa di berikan oleh para dosen disetiap kampus,tetapi mahasiswa-mahasiswi Papua khususnya mahasiswi-mahasiswa di Kampus STIPER STA Jayapura, harus dididik dengan nilai-nilai moralitas kemanusiaan yang dilakukan secara kontinu ketika para dosen akan mengajar. Selanjuntnya ia mengatakan bahwa apabilah pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tidak terlalu serius melihat pendidikan sebagai ujung tombak pembangunan,maka kita dapat membentuk wadah yang legal yang dapat menghimpun semua aspirasi kita yakni Ikatan Akademis Kristen (IAK) Papua yang memiliki legalitas hukum jelas supaya aspirasi kita ini kita sampaikan langsung kepada menteri pendidikan dalam rangka menyampaikan bahwa pendidikan Katolik di Papua sangat berbeda dengan aturan yang di buat oleh Pemerintah pusat (Jakarta),maka perlu ada pengkajian Akademis secara menyeluruh untuk dapat mengetahui sasaran pendidikan yang tepat bagi generasi Papua, tuturnya.



Pemateri ketiga di bawahkan oleh salah seorang dosen UNCEN Papua,Bapak Dr. Apolo Sapanpo,ST.MT, beliau membawahkan materi tetang “PERANAN LECIUS DAN KLERUS,” bagi pendidikan Tinggi Katolik.
KLERUS=(IMAM) yang menjalankan tugas Kerasulan,sedangkan LECIUS= yang melanjutkan wartakan tugas-tugas kerasulan dari para imam,maka tidak salahnya kaum mempunyai peranan sangat penting dalam mewartakan sabda ALLAH melalui karya-karyanya seperti Kampus STIPER STA Jayapura ini, didirikan oleh Para Awam Katolik, ini sangat luar biasa,suatu karya Awam Katolik yang kami tidak bayangkan makan makanan Dunking Duunat di Kafe istimewa, tetapi karena komitmen mereka yang sangat kuat untuk mewujudkannya akhirnya Kampus STIPER STA Jayapura bias ada hingga sekarang. Lebih lanjut ia menyampaikan, orang Katolik tidak hanya melayani Umat Katolik saja,tetapi tugas orang Katolik adalah melayani semua Umat manusia di dunia pada umumnya,khususnya di Papua, terlebih khusus di Kampus STIPER STA Jayapura, katanya.
Kegiatan Seminar Sehari itu di hadiri oleh Para Pather,Para Pengurus Yayasan Pengunungan Bintang, Civitan Akademik dan perwakilan Senat Mahasiswa Stiper Sta Jayapura, dan para undangan lainnya yang turut bergabung mengitkuti kegiatan seminar sehari. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Civitas Akademika, kegiatan berlangsung dari pagi jam 08.00:05.00 (sore hari) berlangsung dengan aman hingga selesai.

Selasa, 20 Agustus 2013

PRA PEMBINAAN MAHASISWA-MAHASISWI BARU STIPER STA JAYAPURA



Foto: Para Mahasiswa-Mahasiswi Baru Stiper Sta Jayapura sedang mengikuti Pembinaan dan Pengenalan Kampus dan Program Studi



Pra pembinaan Mahasiswa-Mahasiswi Baru Tahun Akademik 2013/2014 telah berlangsung pada hari ini Senin,19 Agustus 2013. Kegiatan Pra Pembinaan Mahasiswa-Mahasis Baru Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Santo Thomas Aquinas Jayapura, berlangsung sejak pukul 08.00-12.00 sebagai bentuk pengenalan sekaligus pemberitahuan bagi setiap individu mahasiswa-mahasiswi baru yang belum melengkapi persyaratan yang belum dilengkapi seperti baju-baju kaos Orientasi Mahasiswa-Mahasiswi.

Pra pembinaan dilakukan oleh seluruh anggota dan pengurus SENAT Mahasiswa-Mahasiswi Stiper Sta Jayapura dengan sejumlah materi-materi pembekalan yang di berikan kepada setiap mahasiswa-mahasiswi Stiper Sta Jayapura. Selain pembinaan melalui materi tetapi pembinaan mental juga dilakukan untuk mahasiswa-mahasiswi Stiper Sta Jayapura yang baru lebih berpribadi yang cinta akan Kampus Stiper Sta Jayapura dan berwatak kebangsaan Papua dalam kerangka NKRI.

Kegiatan Pra Pembinaan Mahasiswa-Mahasiswi Baru (P-PMB) berlangsung diruang AULA serbaguna Stiper Sta Jayapura, dengan jumlah Mahasiswa-Mahasiswi baru sebanyak 500-san lebih. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Panitia Pembinaan Mahasiswa-Mahasiswi Baru (PMB) Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Santo Thomas Aquinas Jayapura,di Pimpinan Bapak Laurens Luger Moturbongs,M.Sc sebagai Ketua Panitia PMB periode 2013/2014. Kegiatan pembinaan pengenalan mahasiswa-mahasiswi baru berlangsung aman dan tertib berkat partisipatif Senat Mahasiswa-Mahasiswi Stiper Sta Jayapura.



Kamis, 04 Juli 2013

UPACARA PELANTIKAN KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU PERTANIAN SANTO THOMAS AQUINAS JAYAPURA PERIODE 2013-2017


                                                         Foto: Pelantikan Ketua STIPER STA Jayapura, 
                                                                                     Bapak Aloysius Kowenip,S.Sos

Upacara pelantikan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Santo Thomas Aquinas Jayapura, periode 2013-2017 pada hari ini Kamis, 04 Juli 2013 Jam 10.00-Selesai. Acara dilakukan oleh Yayasan dan Civitas akademik STIPER STA Jayapura, bertempat di AULA Umum STIPER STA Jayapura. Upacara  pelantikan yang telah diselenggarakan ini telah di hadiri para undangan dari Ketua Yayasan Pegunungan Bintang, anggota pengurus yayasan Pegunungan Bintang, kepala-kepala Dinas dari Kabupaten Jayapura dan Asisten tiga (III) Bupati Kabupaten Jayapura.
Upacara pelantikan di awali dengan doa ala Katolik yang di pimpin oleh salah seorang pastor paroki sentani Kabupaten Jayapura dan dilanjutkan dengan acara pelantikan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Santo Thomas Aquinas Jayapura, Bapak Alysius Kowenip, S.Sos yang di damping Pastor Paroki Sentani.
Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, sambutan pertama disampaikan oleh ketua STIPER STA Jayapura,Bapak Aloysius Kowenip,S.Sos. Dalam sambutannya ia mengatakan, saya secara pribadi sebagai manusia biasa, saya tidak dapat berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain, tetapi saya minta kepada semua pihak untuk turut membantu kami bersama-sama membangun manusia-manusia Papua yang berkualitas trampil dan bijaksana, tak lupa ia juga menyampaikan banyak-banyak terimakasi kepada dosen-dosen kopertis yang selama ini telah turut banyak membantu dengan iklas di kampus STIPER STA Jayapura tanpa ada rasa keragu-raguan dalam diri mereka, tetapi juga tidak hanya mengajar, ia mengatakan bahwa mereka telah mendidik saya di kampus STIPER STA Jayapura selama satu (1) periode, saya banyak belajar dari mereka di dalam dunia pendidikan.
Sambutan yang berikut disampaikan oleh Ketua Yayasan Pegunungan Bintang, Bapak Paulus Supono bahwa hal yang paling urgen adalah masalah kesejahteraan boleh dinaikan apabilah dianggap penting demi menjamin kelancaran aktivitas belajar mahasiswa. Sementara itu telah hadir intelektual dan mahasiswa asal Kabupaten Boven Digoel yang turut membantu kelancaran aktivitas pelantikan, mulai dari pembersihan alaman kampus maupun didalam kampus hingga dekorasi baliho dan penataan tata ruang tempat upacara pelantikan.
Acara pelantikan ini berlangsung  secara aman dan tertib tanpa ada hambatan yang terjadi didalam internal kampus STIPER STA Jayapura, Sedangkan acara resepsi berlangsung di Aula Perpustakaan.

Rabu, 29 Mei 2013

RAPAT PANITIA PENERIMAAN MAHASISWA-MAHASISWI BARU (PMB) SEKOLAH TINGGI ILMU PERTANIAN SANTO THOMAS AQUINAS JAYAPURA

                                                                    RAPAT PEMBENTUKAN PANITIA PMB TAHUN 2013-2014


Rapat Panitia Penerimaan Mahasiswa-Mahasiswi Baru (PMB) Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Santo Thomas Aquinas Jayapura Papua, pada hari ini Kamis, 23 Mei 2013. Rapat PMB dilaksanakan pada jam 10.00-Selesai, dengan beberapa agenda penting yang menjadi pembahasan dalam rapat tersebut antara lain; 1. Pembentukan Susunan Panitia secara struktur; 2. Penentuan Pembukaan Penerimaan Mahasiswa-Mahasiswi Baru di lingkungan Kampus STIPER STA Jayapura. Dalam rapat itu pulah telah di bahas mengenai penerimaan mahasiswa baru dengan standar jaminan mutu kepada setiap calon mahasiswa-mahasiswi baru yang akan mendaftar ke kampus STIPER STA Jayapura.
Sementara itu dalam rapat yang berjalan sangat alot itu banyak terjadi perdebatan diantara pimpinan-pimpinan,Dosen-Dosen dan Staf, tentang nasib anak-anak Papua yang mendaftar di Kampus STIPER STA Jayapura. Terutama mengenai penerapan Penjaminan mutu berdasarkan standar kualitas yang berhubungan dengan ilmu eksata rata-rata yang diterapkan di Kampus STIPER STA Jayapura. Dalam rapat itu, Kepala Bagian Kemahasiswaan Bapak Lucky Hetaria, mengatakan bahwa kita perlu memperhatikan kebijakan pimpinan kami Rektor STIPER STA Jayapura, AKBP Purn.Aloysius Kowenip,S.Sos tentang calon Mahasiswa-Mahasiswi Papua Gunung,Calon Mahasiswa-Mahasiswi Papua Pantai Utara, Calon Mahasiswa-Mahasiswi Papua Selatan dan Calon Mahasiswa-Mahasiswi Non Papua, harus seimbang dalam penerimahannya di Kampus STIPER STA Jayapura ini. Lebih lanjut Kepala Bagian Kemahasiswaan Bapak Lucky Hettaria menegaskan bahwa Kampus STIPER STA Jayapura ini kita prioritaskan anak-anak aslih Papua.
Rapat yang berlangsung selama ± 2 jam diruang AULA PERSPUSTAKAAN itu, telah melahirkan beberapa ketetapan antara lain, 1. Pendaftaran Mahasiswa-Mahasiswi Baru akan di buka pada tanggal 27 Mei 2013, tempat pendaftaran akan berlangsung di Kampus STIPER STA Jayapura-Papua,2. Tes masuk perguruan Tinggi STIPER STA Jayapura, akan dilakukan pada tanggal 30 Juli Tahun 2013, 3. Pengumuman hasil tes akan diumumkan pada bulan Agustus Tahun 2013.
Pertemuan itu berakhir pada jam 3.00 Waktu Papua, semua aktivitas di Kampus berjalan normal, namun ada beberapa bidang kerja saja yang sempat terhenti. Tetapi aktivitas belajar mengajar  antara dosen dan mahasiswa-mahasiswi tetap berjalan seperti biasanya.

Kamis, 30 Agustus 2012

Panitia Pembinaan Mahasiswa-Mahasiswi Baru Stiper Santo Thomas Aquinas Jayapura


                                         Foto: Mahasiswa-Mahasiswi Baru sedang mengikuti Pembinaan dalam ruangan Aula
Pengenalan pembinaan Mahasiswa-Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Santo Thomas Aquinas Jayapura, Tahun Akademik 2012/2013. Pengenalan Mahasiswa-Mahasiswi Baru berlangsung selama 4 hari terhitung sejak tanggal 27-28 Agustus 2012. Pada tanggal 27-28 Mahasiswa-Mahasiswi Baru mulai berkumpul mendengar arahan dari Panitia Pembinaan dan Pengenalan Mahasiswa-Mahasiswi (P-PPS) pada tanggal 27 hingga 28 Agustus 2012.

Setelah mendapat pengarahan dari Panitia OSPEK, Mahasiswa-Mahasiswi baru diwajibkan mengumpulkan sejumlah persyaratan yang diminta oleh panitia seperti Sapu Ijuk, Tas dari karung beras dengan tali tas yang terbuat dari tali raffia, Sepatu Air (Jungle Boot), Aret (parang sabit) dan persyaratan lain yang ditetapkan oleh Panitia melalui forum resmi 2/3 pada rapat-rapat panitia. Selanjutnya Pembinaan Pengenalan Program Studi tanggal 29 hingga tanggal 30 Agustus 2012.

Pemberian materi oleh pemateri yang telah ditentukan Panitia Pembinaan Mahasiswa baru berlangsung selama 2 hari. Pemateri yang terdiri dari pihak-pihak yang berkompeten di dalam kampus Stiper Sta Jayapura. Kegiatan Pembinaan Pengenalan Mahasiswa-Mahasiswi baru diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Santo Thomas Aquinas Jayapura yang di Ketuai oleh Bapak Everd Hengga, S.Pi, Sekertaris Bapak Agus Lawa Lata dan di bantu oleh perangkat seksi pengurus. Namun Ketua Panitia Pembinaan Mahasiswa-Mahasiswi Baru (PPS) berhalangan karena Bapak Everd Hengga,S.Pi harus berangkat pada tanggal 29 Agustus 2012 ke Makasar untuk melanjutkan pendidikan di Kota Studi Makasar. Maka jabatan Ketua Panitia tidak secara langsung di Pimpin oleh Bapak Agus Lawalata, S.Pi M.Si.

Kegiatan Pembinaan Mahasiswa-Mahasiswi Baru berlangsung di Kampus Stiper Santo Thomas Aquinas Jayapura dan di ikuti oleh 200 (dua ratus) mahasiswa-mahasiswi baru tepatnya diruang H Aulah Stiper Jayapura-Papua. Kegiatan tersebut di buka secara resmi oleh Ketua Stiper, AKBP,Purn.Aloysius Kowenip,S.Sos. Selama kegiatan berlangsung aman tertib dan terkendali karena atas kerja sama Panitia dan SENAT STIPER yang selalu setia mendampingi Panitia tanpa ada keluhan-keluhan.